Perayaan kali ini diisi dengan berbagai lomba yang dikhususkan buat anggota PAM di tiap jemaat yang ada di Klasis Wondama diantaranya adalah Lomba Cerdas Cermat Alkitab yang disingkat dengan istilah CCA.
CCA pada perayaan tahun ini dilaksanakan tepat pada tanggal 5 februari 2022 yang dimulai pada jam 17.00 WIT bertempat di Gedung Gereja Sion Rarumbini.
Peserta yang berpartisipasi dalam lomba CCA ini terdiri atas 17 Rugu campuran putra dan putri dari 13 Jemaat GKI yang ada di Klasis Wondama.
Lomba CCA dimaksud berjalan dalam 2 babak dengan 20 Pertanyaa yang terdiri atas Alitab Perjanjian Lama, Alkitab Perjanjian Baru, Nyanyian dan Sejarah Gereja/Penginjilan.
Peserta sangat antusias dan semangat mengikuti jalannya lomba ini hingga akhir.

Pada perhitungan nilai babak pertama Regu Betania I Unggul dengan Jumlah nilai 900, disusul Regu Betania Wasior II dan Regu Bethel Tandia I dengan nilai imbang 800.
Lalu dilanjutkan pada Babak ke dua hingga akhir perhitungan nilai total, Regu Betania I tak terkalahkan dan mampu mempertahankan pososi nilai tertinggi dengan jumlah 1.425, disusul Regu Immanuel yang berhasil melewati Regu Betania I dan Bethel Tandia I dengan perolehan nilai 1.400, lalu disusul Regu Betania Wasior II dengan nilai 1.300 dan Regu Bethel Tandia I dengan nilai 1.250.
Dengan perolehan nilai di atas maka regu yang berhasil menempati posisi juara adalah : Betania I Juara, Immanuel Juara II, Betania II Juara III dan Bethel Tandia I Juara IV.
Kegiatan ini semata bukan hanya lomba, tetapi sebagai momen penting bagi anak muda untuk berkumpul bersama dan belajar mengetahui dan memahami tentang isi Alkitab, Sejarah Masuknya Pekabaran Injil Di Pulau Mansinam Tanah Papua yang pertama kali dibawa oleh Misionaris Ottow dan Geissler Dan Juga Nyanyian Rohani, Mazmur, Seruling Mas, Suara Gembira yang diterjemahkan maupun diciptakan oleh I.S. Kijne dan Nyanyian Mazmur Ma Ranu yang ditulis oleh Jan Van Balen dalam bahasa daerah Kepada Jemaat di Wondama, Wimdesi dan Bintuni, yang hingga kini masih dinyanyikan oleh warga GKI di Tanah Papua.
Mari Kita belajar dari Komitmen dan Tekat kuat yang dibangun oleh kedua misionaris Ottow dan Geissler yang melakukan perjalanan dari Roterdam Belanda dan Sampai tiba di Pulau Mansinam Tanah Papua harus melewati Waktu kurang lebih 3 Tahun untuk menginjakan kakinya di pulau mansinam hanya untuk menyampaikan kabar tentang Injil Allah dan membuka tabir kegelapan di Tanah Papua.
Semangat itulah yang harus Pemuda GKI pegang agar memiliki komitmen yang kiat umtuk tetap menjalankan Tri Panggilan Gereja yaitu bersaksi, bersekutu dan melayani.
Turut Hadir dalam Kegiatan Ini Ibu Pdt. Maya selaku Ketua Jemaat Gunung Sion Rarumbini yang juga adalah Anggota Komisi Pembinaan Jemaat Klasis Wondama, ikut memberi semangat dan Motivasi Bagia Anak muda PAM Klasis Wondama dan memberi apresiasi potif kepada Pokja PAM Klasis Wondama. Juga ketua PAM Gunung Sion Rarumbink yang turut mengucapkan terima kasih dan rasa bangga bisa menjadi tuan rumah dan banyak teman-teman seiman yang datang mengunjungi kami lewat kegiatan CCA kali ini.
Kegiatan ini usai dan ditutup dengan Doa oleh Koordinator Pokja PAM Klasis Wondama saudara Natan. A Marani. (ES)







0 komentar:
Posting Komentar